“Siapakah diantara kalian yang melakukan 1500 keburukan dalam sehari ?”
Allah Ta’ala berfirman,
“Man Jaa-a bil hasanati falaHuu ‘asyru amtsaaliHaa” yang artinya “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya” (QS Al An’am : 160)
Dari Ibnu Abbas ra., Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian Dia menjelaskannya. Barangsiapa yang berniat melakukan kebaikan dan ia belum melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisi-Nya satu kebaikan penuh. Jika ia berniat melakukan kebaikan lalu melakukannya maka Allah mencatatnya di sisi-Nya 10 kebaikan hingga 700 kali lipat, bahkan hingga berkali – kali lipat banyaknya. Jika ia berniat melakukan keburukan dan belum melakukannya, maka Allah mencatatnya di sisi-Nya satu kebaikan penuh. Dan jika ia berniat melakukan keburukan lalu mengerjakannya, maka Allah mencatatnya sebagai satu keburukan” (HR. Al Bukhari no. 6126, Muslim no. 131, Ahmad I/130 dan lainnya)
Dan perbuatan baik akan menutup perbuatan yang buruk. Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah ra., bahwasannya Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, “ … wa atbi’is sayyi-atal hasanata tamhuHaa …” yang artinya “ … iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik maka kebaikan itu akan menghapuskan keburukan itu …” (HR. At Tirmidzi no. 1978, Ahmad V/153 dan lainnya, hadits ini dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Shahiihul Jaami’ no. 97)
Maka mohon ampunlah kepada Allah Ta’ala jika melakukan suatu keburukan serta iringilah dengan perbuatan baik setelahnya yang akan menghapus keburukan tersebut. Dan dari penjelasan di atas maka dapat diambil suatu pelajaran bahwa sebuah kebaikan dapat menghapus 10 keburukan karena sebuah kebaikan dilipatgandakan pahalanya hingga 10 kali, 700 kali bahkan berlipat – lipat kali banyaknya.
Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda,
“Kalian bertakbir di akhir setiap shalat sebanyak sepuluh kali, bertahmid sepuluh kali dan bertasbih sepuluh kali, maka itu menjadi 150 pada lisan dan (bernilai) 1500 dalam timbangan”, kemudian beliau melanjutkan,
“Ayyukum yaf’alu fil yaumil waahidi alfan wa khamsa mi-atin sayyi-ah ?” yang artinya “Siapakah diantara kalian yang melakukan 1500 keburukan dalam sehari ?” (HR. Abu Dawud no. 5065, At Tirmidzi no. 3410, Ibnu Majah no. 926 dan lainnya, hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban dalam Al Ihsaan no. 2012)
Maraji’
Penjelasan Hadits Arba’in, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, Pustaka Al Inabah, Bogor, Cetakan Pertama, Dzulhijjah 1426 H/Januari 2006 M.
MURNIKAN TAUHID, TEGAKAN SUNNAH
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah SAW bersabda, “Jibril berkata kepadaku, ‘Barangsiapa diantara umatmu yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, maka pasti dia masuk surga’” (HR. Bukhari) [Hadits ini terdapat pada Kitab Shahih Bukhari]
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment
